Prioritas Keuangan Konsumen 2024

Jelajahi perspektif konsumen terkait harapan pendapatan dan prioritas keuangan menghadapi potensi resesi tahun 2024 dan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP). Customer Earning Estimate, yang digambarkan dalam Gambar 1, mengungkapkan bahwa sebagian besar responden mengantisipasi kenaikan pendapatan sebesar 1%-30% pada tahun 2024, dengan 41,9% menyatakan ekspektasi ini. Selain itu, 20,7% mengharapkan kenaikan lebih dari 30%, sementara 24,9% meramalkan pendapatan mereka tetap sama. Beralih ke Customer Financial Priorities (Gambar 2), 63,9% mengutamakan penggunaan keuangan sebagai modal usaha, menjadikannya prioritas keuangan utama. Biaya pendidikan anak mengikuti dengan ketat, dengan 63,3% memprioritaskan hal tersebut, diikuti oleh 49,7% yang memprioritaskan kepemilikan properti. Responden lain juga memprioritaskan investasi, pembelian rumah tangga, perolehan kendaraan, perjalanan, kegiatan keagamaan, hiburan, dan pendidikan pribadi.

29 Februari 2024
Prioritas Keuangan Konsumen 2024

Adanya isu resesi di tahun 2024 tidak menutup kemungkinan bahwa perusahaan menaikkan gaji karyawannya, terlebih lagi adanya kenaikan Upah Minimun Provinsi (UMP). Lantas, bagaimanakah sudut pandang dari para konsumen mengenai ekspektasi pendapatan mereka di Tahun 2024? Dan apakah yang menjadi prioritas finansial para konsumen di tahun 2024 ini?

Gambar 1. Customer Earning Estimate

Customer Earning Estimate merupakan ekspektasi dari para konsumen di Indonesia mengenai pendapatan mereka di tahun 2024. Pada gambar 1, terlihat bahwa mayoritas responden merasa bahwa pendapatan mereka akan meningkat sebesar 1%-30% pada Tahun 2024. Dibuktikan dengan 41,9% responden mengatakan pendapatan mereka akan meningkat 1%-30% pada Tahun 2024. Bahkan 20,7% responden berekspektasi bahwa pendapatan mereka akan meningkat diatas dari 30%. Namun, 24,9% responden merasa bahwa estimasi pendapatan mereka akan sama saja pada tahun 2024.

 

 

Gambar 2. Customer Financial Priorities

Customer Financial Priorities adalah prioritas keuangan oleh para konsumen di Indonesia di tahun 2024. Terlihat pada gambar 2, Sebagian besar responden memprioritaskan keuangan mereka untuk dijadikan sebagai modal usaha, yaitu sebesar 63,9% responden memprioritaskan modal usaha. Sedangkan prioritas tertinggi kedua adalah biaya pendidikan anak di Tahun 2024, yaitu sebanyak 63,3% memprioritaskan biaya pendidikan, hanya terpaut 0,6% dari prioritas keuangan tertinggi. Sedangkan untuk selanjutnya 49,7% responden memprioritaskan untuk memiliki properti seperti tanah, rumah, apartemen dan lain-lainnya di Tahun 2024, namun masih terpaut jauh dari modal usaha dan biaya pendidikan anak. Diluar itu responden lainnya juga memprioritaskan investasi seperti saham, reksadana, kemudia pembelian peralatan rumah tangga, pembelian kendaraan (motor/mobil), kegiatan perjalanan/traveling, kegiatan keibadahan (umroh, haji, dst), kegiatan hiburan/rekreasi (bioskop/konser/taman bermain dst.), Pembelian gadget dan elektronik, dan yang terakhir adalah biaya pendidikan pribadi.

Consumer Research
Related Content .

Kekuatan Omnichannel dan Prinsip Keberlanjutan Pada Brand Skincare

Industri perawatan kulit tumbuh pesat berkat kesadaran konsumen akan kesehatan k...

Read now

Menavigasi Pengiriman Last-mile Melalui Inisiatif Berkelanjutan

Pertumbuhan pesat sektor E-Commerce memicu permintaan tinggi untuk layanan pengi...

Read now

Perilaku Penggunaan Media Oleh Konsumen Produk Hijab

Temukan bagaimana pergeseran media digital mempengaruhi perilaku konsumen dalam ...

Read now
 

Ready to level up with MarkPlus, Inc

Start the conversation