Customer Financial Priorities 2024
Pelajari bagaimana peningkatan penghasilan dan isu global mempengaruhi alokasi keuangan untuk modal, pendidikan, properti, investasi, & pembelian di artikel ini.
Tahun 2024 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi pelaku usaha, baik itu pelaku usaha mikro maupun skala besar sekalipun. Hal ini disebabkan oleh maraknya isu terkait dengan sosial, politik hingga isu global. Tentunya hal tersebut akan merubah kebiasaan masyarakat dalam mengalokasikan keuangan mereka, lantas apakah yang menjadi prioritas utama bagi masyarakat Indonesia dalam melakukan pengeluaran?

Gambar 1. Customer Earning Estimate 2023 & 2024
Terlihat pada gambar 1 bahwa di tahun 2024, Sebagian besar customer berekspektasi bahwa penghasilan mereka akan meningkat ditahun 2024. Dimana 41,9% customer merasa bahwa penghasilan mereka akan meningkat sebesar 1-30%. Dan terjadi peningkatan secara signifikan pada customer yang merasa penghasilan mereka akan meningkat diatas dari 30%, dibandingkan tahun sebelumnya terdapat sekitar 6% customer yang merasa akan memiliki penghasilan yang meningkat. Hal ini tentunya akan berpengaruh terhadap financial priorities mereka ditahun 2024.

Gambar 2. Customer Financial Priorities in 2023 & 2024
Secara keseluruhan prioritas keuangan customer pada tahun 2024 masih sama dengan tahun sebelumnya, yaitu dijadikan sebagai modal usaha, namun terjadi peningkatan yang sebelumnya pada tahun 2023 prioritas keuangan pada modal usaha sebesar 51,6%, ditahun ini meningkat menjadi 63,9%. Dan yang menjadi prioritas keuangan terendah yaitu pada pembelian gadget dan elektronik, hanya sebesar 20,1% customer dan terjadi penurunan dari tahun 2023. Jika melihat uturan 5 terbesar pada prioritas keuangan customer ditahun 2024 dibandingkan tahun 2023, terjadi perubahan prioritas. Pada tahun 2024 prioritas keuangan tertinggi secara berurutan yaitu pada modal usaha, biaya Pendidikan, memiliki property (tanah/ rumah/ apartemen dst.) memiliki investasi (saham, reksadana, emas, dll.), pembelian peralatan rumah tangga. Sedangkan pada tahun 2023 prioritas keuangan secara berurutan yaitu, modal usaha, biaya pendidikan, memiliki investasi (saham, reksadana, emas, dll.), memiliki property (tanah/ rumah/ apartemen/ dst.), pembelian peralatan rumah tangga. Terdapat kenaikan prioritas pada customer dalam memiliki properti (tanah/ rumah/ apartemen dst.) di tahun 2024 menjadi urutan ke 3 yang sebelumnya berada pada urutan ke 4 pada tahun 2023.
